Persebaya Ukir Comeback Gemilang Singkirkan Port FC di Laga Terakhir Grup B

Surabaya, Globalindomedia.com,- Persebaya ukir comeback gemilang saat menaklukkan Port FC dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (01/08/26).

Kemenangan itu memastikan Bajul Ijo melangkah ke semifinal sebagai juara grup sekaligus menyingkirkan juara bertahan dari persaingan.

Sempat tertinggal pada babak pertama, Persebaya menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan lewat permainan menyerang yang efektif di babak kedua. Hasil tersebut memperpanjang tren positif tim asal Kota Pahlawan sepanjang fase grup.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Subandi Tinjau Bedah Rumah Prambon

Port FC Unggul Lebih Dulu

Port FC tampil percaya diri sejak peluit awal dibunyikan. Wakil Thailand itu menguasai penguasaan bola pada awal pertandingan dan berhasil mencetak gol pembuka melalui serangan cepat yang gagal diantisipasi lini belakang Persebaya.

Gol tersebut membuat Persebaya tertinggal hingga turun minum. Meski begitu, dukungan puluhan ribu Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo terus membakar semangat para pemain tuan rumah.

Persebaya Bangkit pada Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Persebaya langsung meningkatkan tempo permainan. Tim asuhan Eduardo Pérez tampil lebih berani menekan dan memaksa Port FC lebih banyak bertahan.

Simak juga: https://www.instagram.com/p/Dbiavlzy_X2/?igsh=bXl0Y3J1cWk0aTBk

Perubahan strategi berjalan efektif. Persebaya berhasil mencetak gol penyeimbang sebelum membalikkan keadaan menjadi 2-1. Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa Bajul Ijo memiliki karakter kuat. Persebaya tidak kehilangan kepercayaan diri meski sempat berada dalam posisi tertinggal.

Bruno Moreira Dikartu Merah

Laga berlangsung semakin sengit pada babak kedua. Kapten Persebaya, Bruno Moreira, yang menghadapi mantan klubnya, harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung.

Meski kehilangan satu pemain, Persebaya tetap mampu menjaga organisasi permainan. Lini belakang tampil disiplin dan berhasil menggagalkan sejumlah upaya Port FC untuk menyamakan kedudukan.

Juara Bertahan Gagal Pertahankan Gelar

Kekalahan tersebut memastikan Port FC gagal mempertahankan gelar Piala Presiden yang diraih pada edisi sebelumnya. Tim asal Thailand itu harus mengakhiri langkahnya di fase grup setelah kalah bersaing dengan Persebaya.

Sebaliknya, Bajul Ijo tampil konsisten sepanjang penyisihan grup. Performa yang terus meningkat menjadi modal penting menghadapi pertandingan berikutnya.

Derbi Jawa Timur Warnai Semifinal

Keberhasilan menjadi juara Grup B membawa Persebaya bertemu Arema FC pada babak semifinal. Pertemuan dua klub besar Jawa Timur dipastikan menjadi sorotan karena sarat gengsi dan memiliki rivalitas panjang dalam sepak bola nasional.

Laga semifinal diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar untuk melaju ke partai final dan mengangkat trofi Piala Presiden 2026.

Momentum Positif Bajul Ijo

Ukir comeback kemenangan atas Port FC menunjukkan kematangan permainan Persebaya. Selain mampu bangkit dari ketertinggalan, Bajul Ijo juga memperlihatkan disiplin, efektivitas serangan, dan mental bertanding yang semakin solid.

Meski Bruno Moreira terancam absen akibat kartu merah, Persebaya tetap memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi Arema FC. Tim pelatih diyakini akan menyiapkan strategi terbaik agar tren positif terus berlanjut.

Persebaya kini hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk mencapai partai final. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat menundukkan Port FC, peluang Bajul Ijo meraih gelar Piala Presiden 2026 tetap terbuka lebar.

Gery.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *