Sidoarjo, Global Indonesia.com,- Santunan BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp46.386.497 diterima keluarga almarhum Moch Kusaini, Kepala Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkannya langsung saat bertakziah di rumah duka, Rabu (28/10/2026).
Subandi datang ke Wisma Tropodo, Waru, tempat almarhum tinggal. Selain mendoakan, ia menyerahkan santunan kepada ahli waris sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
Rincian Santunan untuk Ahli Waris
Dana Rp46.386.497 itu berasal dari tiga program, yaitu Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).
Baca juga: Gedung Mawar Merah Putih RSUD Notopuro Disidak Wabup Mimik
Keluarga almarhum juga akan menerima Jaminan Pensiun berkala sebesar Rp1.516.515 setiap bulan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Subandi berharap santunan tersebut meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Ia juga meminta mereka tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan ini.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa bertakziah ke kediaman keluarga almarhum Kepala Desa Moch Kusaini. Semoga almarhum ditempatkan di surga terbaik di sisi Allah,” kata Subandi.
Iuran Perangkat Desa Ditanggung Pemkab
Menurut Subandi, seluruh perangkat desa di Kabupaten Sidoarjo sudah terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Pemkab menanggung seluruh iuran kepesertaannya.

Karena itu, Pemkab memberikan bantuan kepada keluarga almarhum. Perlindungan tersebut tidak hanya mencakup perangkat desa, tetapi juga lembaga desa hingga para kader yang kini terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
“Kita sebagai pemerintah daerah memberikan bantuan ini karena sudah kita masukkan program pemerintah dan terus berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Satu ASN Satu Duafa
Subandi turut menyinggung program satu ASN satu duafa yang berjalan sejak 2026. Lewat program ini, setiap ASN membantu satu warga duafa mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Saat ini, pejabat eselon II dan III, kepala sekolah, kepala rumah sakit, hingga kepala puskesmas sudah mengikutsertakan warga duafa. Pemkab menargetkan seluruh ASN Sidoarjo ikut terlibat pada 2027.
Subandi menegaskan Pemkab akan terus meningkatkan pelayanan, terutama dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.
Penyerahan santunan ini menjadi bukti kehadiran pemerintah bagi perangkat desa dan warga Sidoarjo, sekaligus membantu keluarga almarhum melewati masa duka.
Warsono
