Sidoarjo, Globalindomedia.com,– Truk muatan jagung bernomor polisi L 8542 UCA mengalami kecelakaan pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Sopir diduga membanting setir ke kiri untuk menghindari sepeda motor setelah melakukan pengereman mendadak. Akibatnya, truk terguling di sisi kiri jalan dan muatan jagung tumpah.
Sopir truk diketahui bernama Jainul Arip, warga Simopomahan Baru, Sukomanunggal, Surabaya. Petugas kemudian membawa sopir ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut keterangan kepolisian di lokasi, kondisi sopir dilaporkan sudah kondusif. Keterangan ini sekaligus menjadi klarifikasi atas kabar yang beredar mengenai dugaan patah tulang punggung.
Baca juga: Langkah Siaga Gempa, Warga Sidoarjo Dilatih BMKG
Kronologi Truk Bermuatan Jagung Terguling
Kecelakaan bermula ketika truk bermuatan jagung melintas mendekati persimpangan lampu lalu lintas. Sopir melakukan pengereman mendadak untuk menghindari sepeda motor yang berada di depannya.
Dalam situasi tersebut, sopir membanting setir ke kiri. Manuver itu membuat truk kehilangan keseimbangan hingga terguling di sisi kiri jalan.
Muatan jagung yang berada di bak truk ikut tumpah dan berserakan di area sekitar kendaraan. Foto di lokasi memperlihatkan truk dalam posisi miring dengan muatan jagung memenuhi bagian sisi kiri jalan.

Muatan Tumpah, Lalu Lintas Tetap Lancar
Meski muatan jagung tumpah akibat kecelakaan tersebut, posisi truk dan material yang berserakan di sisi kiri jalan dilaporkan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Petugas kepolisian terlihat berada di lokasi untuk memantau situasi dan melakukan penanganan. Pengguna jalan tetap dapat melintas tanpa gangguan berarti.
Kondisi Sopir Masih Menunggu Kepastian Medis
Jainul Arip dilarikan ke RS Anwar Medika setelah kejadian untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan.
Kabar mengenai dugaan patah tulang punggung sempat beredar di lapangan. Namun, berdasarkan keterangan kepolisian yang disampaikan di lokasi, kondisi sopir disebut sudah kondusif.
Kondisi medis secara terperinci masih perlu dikonfirmasi melalui pihak rumah sakit atau kepolisian. Dengan demikian, informasi mengenai patah tulang punggung belum dapat dipastikan.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kecelakaan dan besaran kerugian materiil belum diketahui secara terverifikasi. Pengemudi kendaraan besar diimbau tetap menjaga jarak aman serta mengantisipasi pergerakan kendaraan lain, terutama saat mendekati persimpangan.
Juna
