Sidoarjo, Globalindomedia.com,- Haul Pesantren Bumi Shalawat Tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan di Kabupaten Sidoarjo, Senin (09/2/2026).
Ribuan jamaah dari berbagai daerah menghadiri kegiatan keagamaan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri pesantren sekaligus upaya memperkuat ukhuwah umat Islam.
Acara Haul dan Hari Lahir (Harlah) Pesantren Progresif Bumi Shalawat ini dihadiri Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo.
Baca juga: AJPB Bersama Polres Pasuruan Peringati HPN 2026
Kehadiran pimpinan daerah menegaskan dukungan pemerintah terhadap peran pesantren dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Ribuan santri, santriwati, serta masyarakat umum memadati kawasan pesantren sejak sore hari.
Jamaah melantunkan sholawat dan doa bersama hingga malam hari, menciptakan suasana religius yang tertib dan damai.
Tokoh Nasional dan Ulama Hadiri Acara
Haul Pesantren Progresif Bumi Shalawat 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan ulama kharismatik.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir bersama Abuya KH. Agoes Ali Masyhuri, KH. Ali Mas’adi, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, serta Habib Ali Zainal Abidin Assegaf.
Majelis Azzahir Pekalongan mengiringi rangkaian acara dengan lantunan sholawat yang menggema dan diikuti seluruh jamaah.
Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DUk3ufLEnCo/?igsh=MXU0YjA3b3NiMmZydg==
Kehadiran tokoh-tokoh tersebut memperkuat makna haul sebagai ruang silaturahmi ulama, umara, dan umat dalam suasana kebersamaan.
Panitia penyelenggara mengatur jalannya kegiatan dengan baik sehingga acara berlangsung aman dan kondusif.
Aparat keamanan dan relawan turut bersinergi menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Pesan Bupati tentang Peran Pesantren
Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pesantren Progresif Bumi Shalawat atas kontribusinya dalam membina generasi muda.
Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak.
“Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai adab, persaudaraan, dan cinta tanah air,” ujar Subandi.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Islam moderat, toleran, dan adaptif yang dikembangkan pesantren menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni sosial di Kabupaten Sidoarjo.
Momentum Penguatan Ukhuwah dan Sinergi
Bupati Subandi berharap momentum haul dan harlah ini mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat sinergi antara ulama dan pemerintah daerah.
Ia menilai kolaborasi tersebut berperan penting dalam menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan daerah berbasis nilai spiritual dan kearifan lokal.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, serta bangsa dan negara Indonesia.
Haul Pesantren Bumi Shalawat tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga berdampak sosial dalam memperkuat persatuan umat dan meneguhkan peran pesantren sebagai pilar moral masyarakat.
Warsono.

One thought on “Haul Pesantren Bumi Shalawat Perkuat Ukhuwah Umat”