Kediri, Globalindomedia.com,- Binlat Karakter Kediri membentuk generasi berintegritas nasional melalui kolaborasi tokoh kebangsaan dan kepolisian di Kota Kediri.
Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (25/2/2026) di Mapolres Kediri Kota menghasilkan kesepakatan pelaksanaan Pembinaan dan Latihan (Binlat) Karakter Jati Diri Bangsa bagi pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Kediri selama Ramadhan 1447 H.
Kapolres Kediri Kota, Anggi Saputra Ibrahim, menerima langsung jajaran tokoh pendidikan dan budaya. Mereka membahas langkah konkret untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis sejarah dan nilai kebangsaan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga: Trik Tips Puasa Sehat Konsumsi Buah Dan Sayur
Inisiatif ini mendukung arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti yang menekankan pentingnya penguatan karakter generasi muda di tengah dinamika global.
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pendidikan Karakter
Para tokoh kebangsaan menilai arus globalisasi dan rendahnya literasi sejarah memengaruhi cara pandang sebagian pelajar terhadap identitas nasional.
Mereka mendorong pendekatan pendidikan yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga integritas, disiplin, dan tanggung jawab sosial.
Budiono, Ketua 2 PIPJATBANG Jawa Timur, menyatakan pendidikan karakter harus menyentuh kesadaran peserta didik. Ia menegaskan generasi muda perlu memahami nilai perjuangan bangsa agar mampu bersaing tanpa kehilangan jati diri.
Kapolres Kediri Kota menyambut positif program Binlat Karakter Kediri. Ia menilai sinergi antara aparat penegak hukum dan penggiat budaya akan memperkuat pembinaan moral pelajar.
Menurutnya, generasi berintegritas menjadi kunci stabilitas sosial dan kemajuan daerah.
Situs Ndalem Pojok Jadi Pusat Pembinaan
Panitia menetapkan Situs Ndalem Pojok sebagai lokasi kegiatan. Situs tersebut dikenal sebagai tempat pembinaan masa kecil Soekarno, yang kemudian menjadi Proklamator Kemerdekaan Indonesia.
Raden Mas WT Kushartono, Ketua Harian Persada Soekarno Situs Ndalem Pojok, menjelaskan pemilihan lokasi bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual.
Peserta tidak hanya menerima materi sejarah, tetapi juga mengikuti diskusi kebangsaan, refleksi nilai perjuangan, dan latihan kepemimpinan.
Panitia merancang kegiatan secara interaktif agar pelajar aktif berdialog dan mengembangkan pemikiran kritis. Mereka menargetkan pembentukan karakter kuat melalui pendekatan historis dan pembinaan langsung.
Dampak Sosial dan Harapan Ke Depan
Program Binlat Karakter Kediri diharapkan memberikan dampak sosial yang nyata bagi pelajar dan lingkungan pendidikan.
Penguatan integritas dan nasionalisme dinilai mampu mencegah degradasi moral serta meningkatkan kepedulian sosial generasi muda.
Para tokoh kebangsaan berharap model pembinaan berbasis situs sejarah dapat direplikasi di daerah lain.
Mereka melihat pendekatan ini relevan untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat identitas nasional.
“Keberhasilan pendidikan karakter akan menentukan arah masa depan bangsa,” ujar Raden Mas WT Suhardono.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045. Jika dilaksanakan secara konsisten, Binlat Karakter Kediri berpotensi membentuk generasi berintegritas nasional yang mampu menjaga nilai kebangsaan sekaligus mendorong kemajuan Indonesia.
F4ND1.

One thought on “Binlat Karakter Kediri Bentuk Generasi Berintegritas Nasional”