Sidoarjo, Globalindomedia.com,- Atap SMPN ambruk memicu perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sidoarjo setelah kerusakan parah ditemukan di SMP Negeri 1 Gedangan, Selasa (24/2/2026).
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, langsung turun ke lokasi untuk melakukan inspeksi mendadak dan memastikan kondisi bangunan yang dilaporkan membahayakan siswa.
Ia meninjau ruang kelas yang terdampak kerusakan, didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk perwakilan DPRD, Dinas Pendidikan, camat, dan kepala desa setempat.
Baca juga: Binlat Karakter Kediri Bentuk Generasi Berintegritas Nasional
Pemerintah daerah bergerak cepat karena kerusakan tersebut berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar dan membahayakan keselamatan siswa.
Hasil pantauan menunjukkan satu ruang kelas mengalami kerusakan berat setelah bagian atapnya ambruk. Selain itu, beberapa ruang kelas lain mengalami pelapukan pada struktur atap yang membuatnya rentan runtuh jika tidak segera diperbaiki.
Kerusakan bangunan dinilai membahayakan keselamatan siswa
Kondisi bangunan sekolah menjadi perhatian utama karena risiko keselamatan siswa menjadi prioritas pemerintah daerah.
Subandi menegaskan bahwa perbaikan tidak boleh ditunda, mengingat siswa membutuhkan lingkungan belajar yang aman dan layak.
Ia juga menemukan bahwa kerusakan tidak hanya terjadi pada bagian atap. Beberapa ruang kelas dilaporkan sering tergenang air saat hujan deras.
Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DVIigecEmtg/?igsh=MTBjc2NoMzZwbWh0Zg==
Kondisi tersebut memperburuk kualitas bangunan dan berpotensi merusak struktur lantai serta fasilitas belajar lainnya.
Menurut Subandi, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh fasilitas pendidikan berada dalam kondisi aman. “Kondisi seperti ini harus segera ditangani. Keselamatan siswa dan kelangsungan pendidikan menjadi prioritas utama,” tegasnya saat berada di lokasi.
Pemkab gunakan skema darurat percepat proses perbaikan
Langkah percepatan perbaikan segera dilakukan melalui mekanisme Belanja Tidak Terduga (BTT).
Skema ini memungkinkan pemerintah daerah mempercepat proses penanganan tanpa harus menunggu siklus anggaran reguler yang biasanya memakan waktu lebih lama.
Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan kajian teknis untuk menentukan metode perbaikan terbaik.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penggunaan rangka baja ringan yang dinilai lebih kuat dan tahan lama dibandingkan material sebelumnya.
Selain memperbaiki atap, pemerintah juga berencana meningkatkan struktur lantai ruang kelas.
Upaya ini bertujuan mencegah genangan air yang selama ini terjadi saat hujan deras, sehingga bangunan dapat bertahan lebih lama.
Perbaikan menyeluruh diharapkan dapat mengembalikan fungsi ruang kelas secara optimal dan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pengajar.
Pemerintah targetkan perbaikan selesai secepat mungkin
Target penyelesaian perbaikan menjadi fokus utama pemerintah daerah agar aktivitas belajar siswa segera kembali normal.
Kajian teknis ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar proses pengerjaan fisik dapat segera dimulai.
Pemerintah berharap perbaikan dapat selesai sebelum kegiatan belajar kembali berjalan penuh setelah masa libur. Dengan demikian, siswa dapat kembali belajar tanpa rasa khawatir terhadap keselamatan mereka.
Subandi menegaskan bahwa percepatan perbaikan sekolah menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Ia juga memastikan pemerintah akan terus memantau proses perbaikan hingga selesai.
Peristiwa ambruknya atap sekolah ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan fasilitas pendidikan secara berkala.
Pemerintah daerah menilai bahwa investasi pada infrastruktur sekolah tidak hanya mendukung proses belajar, tetapi juga melindungi keselamatan generasi muda sebagai aset masa depan daerah.
Wrs.

One thought on “Atap SMPN Gedangan Ambruk, Bupati Percepat Perbaikan Sekolah”