Kecelakaan Bus Restu Tol Jombang Mojokerto Tewaskan Satu Penumpang

Jombang, Globalindomedia.com,- Kecelakaan Bus Restu terjadi di ruas tol Jombang–Mojokerto (Jomo) pada Kamis malam, 2 April 2026.

Insiden yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB di KM 689+500 jalur A ini menewaskan satu penumpang dan menyebabkan sebelas orang lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti keselamatan transportasi umum di jalur tol tersebut.

Baca juga: Kapolres Pasuruan Sidak Cek Kehadiran Anggota Pasca Lebaran

Bus dengan nomor polisi N-7088-UG itu mengangkut 34 orang, termasuk sopir dan kondektur, dalam perjalanan dari Madiun menuju Surabaya.

Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, kecelakaan diduga terjadi akibat pecah ban belakang kanan saat kendaraan melaju di kondisi jalan yang relatif lengang.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan bermula ketika bus tiba-tiba oleng ke arah kanan setelah mengalami gangguan pada ban.

Sopir berusaha mengendalikan kendaraan, namun bus keluar jalur dan masuk ke parit median tengah.

Kendaraan kemudian terguling dan berhenti dengan posisi menghadap ke barat. Petugas dari kepolisian, pengelola tol, serta relawan segera mendatangi lokasi kejadian.

Mereka mengevakuasi para penumpang dari dalam bus dan memberikan pertolongan pertama. Proses evakuasi berlangsung cukup cepat untuk mencegah risiko korban tambahan.

Korban dan Penanganan Medis

Satu penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sebelas korban lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Tim medis langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Pihak kepolisian juga mengamankan lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas mengumpulkan keterangan dari saksi serta memeriksa kondisi kendaraan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara pasti.

Evaluasi Keselamatan Transportasi

Kecelakaan ini menambah daftar insiden yang terjadi di ruas tol Jombang–Mojokerto, khususnya yang melibatkan kendaraan besar seperti bus.

Kondisi ini mendorong perlunya evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan, termasuk kelayakan kendaraan dan kesiapan pengemudi.

Sejumlah pihak menilai pemeriksaan rutin terhadap komponen penting seperti ban harus diperketat.

Selain itu, pengawasan dari regulator diharapkan dapat meningkatkan disiplin operator transportasi dalam menjaga kualitas armada.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa faktor teknis kendaraan dapat berdampak fatal jika tidak ditangani dengan baik.

Upaya peningkatan keselamatan transportasi diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan memberikan perlindungan maksimal bagi penumpang di jalan tol.

Wrs.

One thought on “Kecelakaan Bus Restu Tol Jombang Mojokerto Tewaskan Satu Penumpang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *