Emak-emak di Mojokerto Tewas Dihantam Truk Cabai

Mojokerto, Globaindomedia.com,- Emak-emak di Mojokerto, bernama Siti Marfuah (52), meninggal dunia secara tragis setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Kamis (8/1/2026) pagi.

Korban yang merupakan warga setempat ini menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian usai sepeda motornya dihantam keras sebuah truk bermuatan cabai yang melaju kencang dari arah berlawanan.

Informasi yang diperoleh Kecelakaan itu bermula saat Siti Marfuah mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi S 5884 NAX untuk kembali ke rumah setelah berbelanja di pasar.

Secara bersamaan, dari arah depannya muncul sebuah truk pengangkut cabai bernomor polisi N 8072 EI melaju dari arah timur ke barat (Mojosari menuju Kota Mojokerto) dan langsung menghantam motor hingga korban terpental.

Truk tersebut dikemudikan oleh Fatkhur Rahman, seorang warga Kecamatan Jetis, Mojokerto, yang sedang menempuh perjalanan jauh dari Bondowoso menuju Tangerang.

Kronologi Truk Menyalip di Jalur Lawan

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan maut ini dipicu tindakan dari pengemudi truk yang terlalu memaksakan diri mendahului kendaraan lain didepannya.

Truk melaju dengan kecepatan tinggi dan mengambil lajur kanan hingga masuk ke jalur yang berlawanan arah. Malangnya, pada saat yang bersamaan, korban sedang melintas dari arah barat ke timur dengan posisi yang sudah benar di jalurnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Beni Hermawan, menjelaskan bahwa posisi truk itu sudah terlalu masuk ke jalur lawan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan.

Truk tersebut menghantam motor korban dengan keras hingga emak-emak terpental jauh, dan baru berhenti setelah menabrak pohon di pinggir jalan.

Kondisi sepeda motor Honda Vario milik korban mengalami kerusakan sangat parah hingga bodynya hancur berkeping-keping akibat benturan keras tersebut.

Warga di sekitar lokasi yang melihat kejadian tersebut segera berusaha untuk memberikan pertolongan, namun nyawa korban sudah tidak tertolong akibat luka berat yang dialaminya pada bagian kepala dan tubuh.

Penyelidikan Polisi Terhadap Sopir Truk

Pihak kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti mengapa sopir truk cabai mengemudikan kendaraan dengan cara yang membahayakan pengguna jalan yang lain.

Meskipun ada dugaan faktor kelelahan, polisi belum memberikan pernyataan resmi mengenai kondisi fisik sopir saat kejadian berlangsung.

Baca juga: https://globalindomedia.com/?p=94

Fokus penyelidikan saat ini adalah pada pelanggaran marka jalan dan batas kecepatan yang dilakukan oleh pengemudi truk.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah sopir truk mengantuk. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kecepatannya lumayan tinggi saat mendahului dan memakan lajur lawan. Nanti kami dalami lagi melalui pemeriksaan saksi-saksi dan bukti di lapangan,” ujar Ipda Beni Hermawan saat memberikan keterangan resmi kepada awak media di lokasi kejadian.

Saat ini, sopir truk telah diamankan oleh pihak Satlantas Polres Mojokerto untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Simak juga: https://youtube.com/shorts/xsUb628Jg0M?si=g1cfqfA-0yyc7PsG

Polisi juga mengamankan unit truk dan bangkai sepeda motor korban sebagai barang bukti dalam proses penyidikan hukum.

Petugas Kepolisian menghimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu waspada, terutama saat hendak menyalip kendaraan lainnya di jalur yang sempit.

Evakuasi Korban dan Dampak Sosial

Jasad Siti Marfuah segera dievakuasi oleh petugas relawan dan polisi menuju ruang jenazah RSUD dr. Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Kepergian korban meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan warga Desa Ngrowo, mengingat korban sangat dikenal sebagai sosok ibu rumah tangga yang aktif dan santun di lingkungannya.

Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bagi para pengemudi kendaraan logistik lintas kota untuk tetap mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

Pelanggaran aturan lalu lintas, terutama saat mendahului di jalur berlawanan, seringkali berakhir dengan hilangnya nyawa orang lain yang tidak bersalah di jalan raya.

“Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Satu kelalaian kecil dalam mengambil keputusan saat menyalip bisa berdampak fatal bagi pengguna jalan lainnya,” tutup Ipda Beni Hermawan.

Afandi

One thought on “Emak-emak di Mojokerto Tewas Dihantam Truk Cabai”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *