DIY, Globalindomedia.com,- Anggota Damkar Gunungkidul Rudi Indratna (56) meninggal dunia pada Minggu (10/5) setelah menjalani perawatan intensif selama enam hari di rumah sakit.
Sebelum wafat, Rudi sempat mengalami kondisi tak sadarkan diri saat mengendarai sepeda motor di kawasan lampu merah Alun-alun Wonosari, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba dan sempat menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.
Baca juga: Pendidikan Sidoarjo Diperkuat Bersama Program Penempatan Tenaga Migran
Sejumlah pengendara langsung menghentikan kendaraan mereka untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum petugas membawa Rudi ke rumah sakit terdekat.
Rekan kerja korban di lingkungan pemadam kebakaran menyebut Rudi sebagai sosok yang aktif dan disiplin selama bertugas.
Kronologi Anggota Damkar Tak Sadarkan Diri
Menurut informasi yang beredar di lingkungan masyarakat, Rudi sedang melintas menggunakan sepeda motor ketika mendadak kehilangan kesadaran di area lampu merah Alun-alun Wonosari.
Warga yang melihat kejadian itu segera membantu korban agar tidak mengalami kecelakaan lebih parah.
Petugas medis kemudian membawa Rudi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.
Selama enam hari menjalani perawatan, kondisi kesehatannya dikabarkan terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu pagi.
Kejadian tersebut membuat banyak warga terkejut karena Rudi dikenal masih aktif menjalankan tugas pelayanan masyarakat.
Sejumlah rekannya juga terus memberikan dukungan kepada keluarga selama proses perawatan berlangsung.
Rekan Kerja dan Warga Sampaikan Belasungkawa
Kabar meninggalnya Rudi Indratna langsung menyebar di kalangan anggota Damkar dan masyarakat Gunungkidul.
Banyak ucapan belasungkawa muncul melalui media sosial maupun secara langsung di rumah duka.
Beberapa rekan kerja mengenang almarhum sebagai pribadi yang ramah, mudah bergaul, dan selalu siap membantu dalam berbagai situasi darurat.
Mereka juga menilai Rudi memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas kemanusiaan yang dijalankannya selama bertahun-tahun.
Selain menangani kebakaran, petugas Damkar sering terlibat dalam evakuasi warga, penyelamatan hewan, hingga bantuan saat terjadi bencana.
Karena itu, kehilangan satu anggota menjadi pukulan emosional bagi institusi pemadam kebakaran di Gunungkidul.
Dedikasi Damkar Jadi Sorotan Masyarakat
Peristiwa wafatnya Rudi Indratna kembali mengingatkan masyarakat terhadap besarnya tanggung jawab yang diemban petugas pemadam kebakaran.
Mereka tidak hanya menghadapi risiko saat bertugas, tetapi juga harus selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat.
Hingga saat ini, pihak keluarga masih fokus pada proses pemakaman dan penghormatan terakhir untuk almarhum.
Rekan-rekan Damkar juga terus berdatangan untuk memberikan penghormatan serta dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kepergian Rudi meninggalkan duka sekaligus menjadi pengingat penting tentang peran besar petugas Damkar dalam kehidupan masyarakat. Dedikasi dan pengabdian mereka sering kali hadir di garis terdepan ketika situasi darurat terjadi.
Wrs.

https://shorturl.fm/M4g3t