Sidoaro, Globalindomedia.com,- Dinas Pangan Sidoarjo memastikan tujuh sapi kurban milik Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berada dalam kondisi sehat dan layak konsumsi pada Hari Raya Idul Adha 2026.
Petugas memeriksa hewan kurban sejak sebelum penyembelihan hingga sesudah proses pemotongan berlangsung di kediaman wakil bupati, Rabu (27/5).
Tujuh sapi tersebut memiliki bobot yang cukup besar. Tiga ekor sapi berbobot lebih dari satu ton, sedangkan empat sapi lainnya memiliki berat antara 800 hingga 900 kilogram. Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo menurunkan petugas pemeriksa ternak untuk mengawasi seluruh tahapan penyembelihan.
Baca juga: Perlindungan Jemaah Haji Diperkuat Polri Bersama Arab Saudi
Pemeriksaan menyeluruh itu bertujuan memastikan keamanan pangan sekaligus menjamin masyarakat menerima daging kurban yang sehat.
Petugas tidak hanya memeriksa kondisi fisik hewan, tetapi juga meneliti kualitas daging dan organ dalam setelah penyembelihan selesai.
Pemeriksaan Dilakukan Sebelum dan Sesudah Penyembelihan
Petugas pemeriksa ternak dari Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, drh. Arif, menyampaikan bahwa seluruh sapi menunjukkan kondisi kesehatan yang baik.
Tim tidak menemukan tanda penyakit ataupun gangguan kesehatan selama pemeriksaan berlangsung.
Menurutnya, pemeriksaan awal memperlihatkan kondisi tubuh sapi yang sehat dan prima. Setelah penyembelihan, tim kembali mengecek bagian daging serta organ dalam untuk memastikan kelayakan konsumsi.
Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DY2KtwJzZjn/?igsh=MjR1ODFtb3I1aDky
“Kami sudah melakukan pemeriksaan di rumah ibu wakil bupati, sapi-sapinya dalam keadaan baik, besar, sebelum disembelih dalam keadaan baik, setelah disembelih kami cek dagingnya, jeroannya juga dalam keadaan baik dan layak dikonsumsi,” ujar drh. Arif.
Pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi bagian penting dalam perayaan Idul Adha. Pemeriksaan tersebut membantu mencegah penyebaran penyakit hewan sekaligus menjaga kualitas daging yang dibagikan kepada masyarakat.
Empat Ribu Paket Daging Dibagikan kepada Warga
Selain memastikan kesehatan hewan kurban, Hj. Mimik Idayana menyalurkan sekitar 4.000 paket daging kurban kepada warga di sekitar tempat tinggalnya.
Tim distribusi membagikan daging secara merata kepada masyarakat di empat desa di Kecamatan Candi, yaitu Desa Kedungkendo, Sugihwaras, Gelam, dan Desa Candi.
Panitia menggunakan sistem kupon agar pembagian berlangsung tertib dan tepat sasaran. Langkah tersebut membantu mengurangi antrean panjang sekaligus memperlancar distribusi kepada penerima.
Hj. Mimik Idayana juga memilih besek bambu sebagai kemasan daging kurban. Ia membeli besek dari pelaku UMKM di Sidoarjo untuk mendukung perekonomian lokal dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Kenapa kami memilih besek, karena kami ingin memberdayakan UMKM yang ada dan mengurangi limbah sampah plastik karena besek ramah lingkungan,” katanya.
Pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya menghadirkan nilai ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga menunjukkan perhatian terhadap kesehatan pangan, ekonomi lokal, dan lingkungan.
Pemeriksaan ketat terhadap sapi kurban serta distribusi yang tertib menjadi pesan penting bahwa kegiatan kurban dapat memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Warsono.

One thought on “Dinas Pangan Sidoarjo Pastikan Sapi Kurban Layak Konsumsi”