Silverstone, Globalindomedia.com,- Alex Marquez kecewa berat setelah gagal meraih podium MotoGP Inggris 2026 akibat kesalahan sendiri di tikungan pertama Sirkuit Silverstone.
Pembalap Gresini Racing itu harus puas finis di posisi keempat, Minggu (9/8/2026), meski sempat menguasai posisi tiga besar pada pertengahan lomba.
Marquez memulai balapan dari grid ketujuh, namun tampil agresif sejak lampu start mati. Ia perlahan memangkas jarak dengan para pembalap di depannya dan berhasil menjadi pembalap Ducati tercepat sepanjang akhir pekan di Silverstone.
Sempat Rebut Posisi Tiga

Momentum positif Alex Marquez terjadi pada lap kesembilan dari 20 lap. Ia berhasil menyalip Marco Bezzecchi dari tim pabrikan Aprilia dan naik ke posisi ketiga. Podium sempat terlihat sangat realistis bagi pembalap asal Spanyol tersebut.
Namun euforia itu tidak bertahan lama. Tak lama setelah melewati Bezzecchi, Marquez melakukan kesalahan pengereman di tikungan Abbey saat memasuki Tikungan 1. Ia mengerem sedikit terlambat dan kehilangan kendali motor, hingga akhirnya melorot ke posisi kelima dengan selisih lebih dari satu detik dari Bezzecchi.
Blunder yang Disesali
Alex Marquez mengaku kesalahan tersebut sangat disayangkan karena ia sebenarnya memiliki kecepatan untuk bersaing memperebutkan posisi kedua. Ia butuh tujuh putaran untuk kembali mengejar Bezzecchi, namun pembalap Italia itu tampil solid mempertahankan posisi hingga garis finis.
“Ketika Anda kehilangan podium karena kesalahan bodoh, itu sangat tidak dapat diterima. Saat itu saya hanya sedikit melewatkan titik pengereman,” ungkap Marquez usai balapan, dikutip dari Motorsport.com.
Ia menambahkan bahwa perubahan setelan motor yang dilakukan timnya sebelum balapan sebenarnya membuka peluang besar untuk finis di posisi kedua. Sayangnya, sikap terlalu percaya diri saat menyalip Bezzecchi membuat ia harus membayar mahal kesalahan tersebut.
Start Buruk Jadi Kendala
Selain blunder di Tikungan 1, Marquez juga menyoroti posisi start yang kurang menguntungkan. Ia start dari grid ketujuh, tertinggal dari duo Aprilia yang tampil dominan di Silverstone akhir pekan ini.
“Hari ini, yang dimiliki Aprilia lebih dari saya adalah keunggulan di grid start. Saya rasa P7 sangat merugikan kami,” kata Marquez.
Meski gagal podium, Marquez menilai karakteristik Sirkuit Silverstone cukup sesuai dengan gaya balapnya, mirip dengan Sirkuit Catalunya di Barcelona. Ia mengklaim mampu menjaga kondisi ban belakang dengan baik pada tikungan-tikungan cepat sepanjang lomba.
Hasil Akhir Balapan
Balapan utama MotoGP Inggris 2026 akhirnya dimenangkan oleh pembalap Trackhouse, Raul Fernandez. Posisi kedua dan ketiga ditempati duo Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.
Alex Marquez menutup lomba di posisi keempat, sementara kakaknya, Marc Marquez, hanya mampu finis ketujuh setelah mengalami kendala performa motor sepanjang akhir pekan.
Kegagalan meraih podium ini membuat Alex Marquez kembali ke paddock dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi ia puas dengan kecepatan motor Ducati Gresini yang kompetitif, namun di sisi lain ia harus menerima kenyataan pahit kehilangan podium karena kesalahannya sendiri.
“Saya rasa hari ini kami sudah melakukan balapan yang solid, kencang sampai akhir, dan berusaha maksimal sampai garis finis. Itu yang utama,” pungkas Alex Marquez.
Gery.
