Surabaya, Globalindomedia.com,- Alphard tabrak 13 kendaraan di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu (9/9/2026) sore. Mobil mewah bernomor polisi N 1882 NCI itu menghantam sepuluh sepeda motor dan tiga mobil secara beruntun sebelum berhenti usai menabrak sebuah Toyota Yaris. Kecelakaan beruntun ini melukai lima orang dan memicu kemarahan warga di lokasi kejadian.
Kronologi Kecelakaan Beruntun
Petugas menyebut kecelakaan bermula saat Alphard melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Menur Pumpungan. Pengemudi diduga kehilangan kendali dan lebih dulu menabrak gerobak bakso di pinggir jalan. Mobil kemudian menyeruduk tiga kendaraan roda empat yang sedang terparkir di sisi jalan.
Sejumlah saksi menyebut insiden ini sebenarnya berawal lebih jauh, yakni dari perempatan Jalan Arif Rahman Hakim. Alphard sempat terlibat benturan di persimpangan lampu merah sebelum kembali melaju dan menabrak kendaraan lain di sepanjang rute pelariannya hingga tiba di Jalan Menur Pumpungan.
Baca juga: Nagoya Diguyur Hujan Rekor, Sejuta Warga Diminta Mengungsi
Pengakuan Korban di Lokasi
Naufal Athaurrahman Aldi, mahasiswa asal Pasuruan yang mengendarai Honda Vario, menjadi salah satu korban dalam insiden ini. Ia mengaku sedang melintas di tengah kemacetan ketika motornya tiba-tiba dihantam dari belakang.
Korban lain, Jeriko, menuturkan Alphard menyeruduk sejumlah kendaraan tanpa peringatan klakson. Mobil itu baru berhenti setelah menabrak Toyota Yaris berwarna putih.
Lima Orang Terluka, Kerugian Material Meluas
Polisi mencatat total 13 kendaraan rusak dalam kecelakaan beruntun ini, terdiri atas tiga mobil dan sepuluh sepeda motor. Satu sepeda motor mengalami kerusakan parah karena terhimpit di antara Alphard dan Toyota Yaris. Toyota Kijang Innova juga mengalami kerusakan pada lampu belakang akibat berdempetan dengan Alphard.

Insiden ini melukai sedikitnya lima orang. Petugas mengevakuasi sebagian korban ke RSUD Haji yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian. Empat orang di antaranya mengalami luka cukup serius, termasuk seorang kurir yang terluka di bagian kepala. Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.
Polisi Duga Pengemudi Mengantuk Akibat Obat
Kapolsek Sukolilo AKP Yunus Kurniawan menyebut kecelakaan diduga dipicu kondisi pengemudi yang mengantuk akibat pengaruh obat. Polisi tidak menemukan indikasi pengemudi mabuk alkohol saat diperiksa di lokasi kejadian.
“Tidak ada bau alkohol. Sementara diduga mengantuk akibat pengaruh obat,” ujar Yunus.
Polsek Sukolilo bersama Satlantas Polrestabes Surabaya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini melalui penyidikan lebih lanjut. Petugas turut memeriksa kemungkinan pengemudi mengonsumsi zat lain yang memengaruhi kesadarannya saat berkendara.
Warga Sempat Amuk, Pengemudi Diamankan
Kemarahan warga memuncak begitu Alphard berhenti usai menabrak belasan kendaraan. Sejumlah warga memukuli badan mobil sebelum polisi berhasil mengevakuasi pengemudi ke tempat aman. Petugas langsung membawa pengemudi ke Polsek Sukolilo untuk menghindari aksi main hakim sendiri sekaligus menjalani pemeriksaan awal.
Insiden ini turut menyebabkan kemacetan di sepanjang Jalan Menur Pumpungan karena warga berkerumun melihat kondisi kendaraan yang rusak. Petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi agar barang bukti tidak berubah posisi selama olah tempat kejadian perkara berlangsung.
Kepolisian memastikan proses penyidikan akan terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun ini, termasuk kemungkinan unsur kelalaian yang bisa menjerat pengemudi Alphard secara hukum.
Gery
