Begal Bondet Kejayan Ancam Bocah 13 Tahun

Oplus_131072

Pasuruan, Globalindomedia.com,- Begal bondet Kejayan kembali menggemparkan warga Kabupaten Pasuruan setelah seorang bocah berusia 13 tahun menjadi korban perampasan sepeda motor pada Rabu (25/3/2026) siang.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kabupaten, Dusun Biru, Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, dan melibatkan dua pelaku yang menggunakan bondet atau bom ikan sebagai alat ancaman.

Korban berinisial RF, warga Desa Kepuh, saat itu tengah mengendarai sepeda motor matic seorang diri dari arah selatan. Dua pelaku tiba-tiba menghadang di tengah jalan dan langsung merampas kendaraan korban.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Ancam Arus Balik Lebaran 2026 Nasional

Pelaku juga melempar bondet untuk menakut-nakuti korban agar tidak melakukan perlawanan.

Beruntung, bondet yang dilempar tidak meledak. Korban selamat dari potensi luka serius, meski mengalami shock dan menangis setelah melihat sepeda motornya dibawa kabur.

Kronologi Kejadian di Siang Hari

Aksi pembegalan terjadi secara cepat dan tanpa peringatan. Korban tidak sempat menghindar ketika dua pelaku mendekat dan menghentikan lajunya.

Dalam hitungan detik, pelaku mengambil alih sepeda motor dan melarikan diri.

Seorang perangkat Desa Randugong, Hasani, mengaku sempat melihat dua orang mencurigakan sebelum kejadian berlangsung. Ia menyebut kedua pelaku terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi, seolah mengamati situasi.

“Tidak lama setelah saya melihat mereka, ternyata benar terjadi pembegalan,” ujarnya.

Video amatir yang beredar di masyarakat menunjukkan kondisi korban yang masih syok usai kejadian. Warga sekitar pun langsung memberikan pertolongan.

Polisi Amankan dan Ledakkan Bondet

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Mereka menemukan bondet yang tidak meledak di lokasi dan langsung mengamankannya.

Untuk menghindari risiko ledakan, polisi melarang warga mendekat dan kemudian melakukan peledakan terkendali terhadap bondet tersebut.

Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan warga sekitar.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi serta bukti di lapangan.

Meningkatkan Kewaspadaan Masyarakat

Kasus ini menambah daftar panjang aksi pembegalan di wilayah Pasuruan yang semakin meresahkan masyarakat.

Penggunaan bondet sebagai alat ancaman menunjukkan tingkat keberanian dan kekerasan pelaku yang meningkat.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat melintas di jalan sepi. Orang tua juga diminta untuk mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya yang berkendara sendiri.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bahwa keamanan di ruang publik masih menjadi tantangan.

Tanpa langkah pencegahan yang kuat dan penegakan hukum yang tegas, potensi kejadian serupa dapat kembali terjadi dan mengancam keselamatan warga.

F4ND1.

One thought on “Begal Bondet Kejayan Ancam Bocah 13 Tahun”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *