Cuaca Ekstrem Pasuruan Tumbangkan Pohon dan Rusak Rumah

Pasuruan, Globalindomedia.com,- Cuaca ekstrem Pasuruan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan puluhan pohon tumbang dan merusak sejumlah rumah warga di berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan.

Hujan lebat yang disertai angin kencang sejak sore hingga malam hari memicu banyak kejadian darurat yang langsung ditangani petugas.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasuruan mencatat sedikitnya 24 titik pohon tumbang yang tersebar di 11 kecamatan pada Rabu malam (5/3/2026). Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras dan angin kencang berlangsung lebih dari dua jam.

Baca juga: Buka Puasa Forkopimda Sidoarjo Perkuat Silaturahmi

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor utama meningkatnya kejadian pohon tumbang di wilayah tersebut.

Puluhan Titik Pohon Tumbang

BPBD melaporkan pohon tumbang terjadi di sejumlah kecamatan, antara lain Winongan, Grati, Bangil, Rejoso, Gondangwetan, Sukorejo, Kraton, Lekok, Lumbang, Purwodadi, dan Pandaan.

Kecamatan Winongan mencatat jumlah kejadian tertinggi dengan tujuh titik pohon tumbang. Sementara itu, Kecamatan Grati mencatat lima kejadian, Rejoso tiga kejadian, dan Gondangwetan dua kejadian.

Kecamatan lainnya masing-masing melaporkan satu kejadian pohon tumbang.

Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DVf0O2nx8jv/?igsh=MTEwdmU0ZDcwaHcxMg==

Petugas BPBD bersama relawan dan warga setempat segera melakukan pembersihan material pohon yang menutup akses jalan maupun yang menimpa fasilitas warga.

Warga Terluka dan Rumah Rusak

Selain menumbangkan pohon, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga di sejumlah wilayah. BPBD mencatat sedikitnya 16 rumah mengalami kerusakan di sembilan kecamatan.

Rinciannya, enam rumah rusak berada di Kecamatan Purwodadi. Sementara itu dua rumah rusak tercatat di Kecamatan Winongan dan Gondangwetan.

Enam kecamatan lainnya, yakni Lekok, Puspo, Pasrepan, Purwosari, Lumbang, dan Rejoso, masing-masing melaporkan satu rumah terdampak.

Dalam kejadian tersebut, seorang warga Kecamatan Sukorejo bernama Zulfatul Rohma Mahfiro tertimpa pohon hingga tidak sadarkan diri.

Korban mengalami luka di bagian kepala serta patah kaki dan kini menjalani perawatan di RS Prima Husada.

Selain rumah warga, bangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lekok juga mengalami kerusakan ringan akibat sebagian atapnya ambrol.

Imbauan Waspada Saat Cuaca Ekstrem

BPBD Kabupaten Pasuruan saat ini masih melakukan pendataan dan asesmen kerusakan untuk dilaporkan kepada pemerintah daerah serta organisasi perangkat daerah terkait.

Sugeng mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Ia meminta warga menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau tiang listrik saat hujan deras disertai angin kencang.

Menurutnya, langkah pencegahan sederhana dapat mengurangi risiko kecelakaan ketika kondisi cuaca memburuk.

Pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan cuaca dan kesiapsiagaan tim di lapangan.

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Pasuruan menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Kerja sama antara pemerintah, relawan, dan warga menjadi kunci untuk meminimalkan dampak kerusakan serta melindungi keselamatan masyarakat.

Wrs.

One thought on “Cuaca Ekstrem Pasuruan Tumbangkan Pohon dan Rusak Rumah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *