Lima Warga Tewas dalam Ledakan Bom Peninggalan PD II

Papua, Globalindomedia.com,– Lima warga tewas dalam ledakan bom peninggalan PD II yang terjadi di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/5/2026).

Ledakan tersebut juga menyebabkan belasan warga mengalami luka-luka dan merusak sejumlah bangunan di sekitar lokasi.

Peristiwa itu terjadi di kawasan permukiman warga dan memicu kepanikan. Suara ledakan terdengar keras hingga membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila 2026 Teguhkan Persatuan dan Perdamaian

Aparat kepolisian bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta penyelidikan awal.

Petugas memasang garis polisi dan membatasi akses menuju area ledakan. Langkah itu dilakukan untuk menjaga keselamatan warga sekaligus memudahkan proses identifikasi sumber bahan peledak.

Korban Jiwa dan Kerusakan

Data sementara dari aparat menunjukkan lima warga meninggal dunia akibat ledakan tersebut.

Sedikitnya 19 warga lainnya mengalami luka dan menjalani perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat.

Ledakan juga merusak sedikitnya 12 bangunan di sekitar lokasi kejadian. Beberapa rumah mengalami kerusakan berat akibat kuatnya daya ledak, sementara material bangunan terlihat berserakan di sekitar area terdampak.

Sebagian warga memilih mengungsi sementara karena khawatir masih terdapat bahan peledak aktif lain di sekitar permukiman.

Aktivitas masyarakat di kawasan itu sempat terganggu karena proses evakuasi dan pengamanan masih berlangsung.

Polisi Sterilisasi Area

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan pihaknya telah menurunkan Tim Jibom untuk memastikan lokasi aman dari ancaman ledakan susulan.

Polisi menduga bahan peledak berasal dari bom atau mortir lama peninggalan Perang Dunia II yang masih aktif.

“Tim masih melakukan penyelidikan dan sterilisasi area untuk memastikan tidak ada bahan peledak lain,” ujar Cahyo.

Petugas melakukan penyisiran secara menyeluruh di kawasan terdampak. Aparat juga mengimbau warga tidak mendekati lokasi sampai proses sterilisasi selesai dilakukan.

Biak dan Jejak Perang Dunia II

Kabupaten Biak Numfor dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki sejarah pertempuran besar pada masa Perang Dunia II di kawasan Pasifik.

Hingga kini, sejumlah peninggalan perang seperti amunisi, mortir, dan benda logam mencurigakan masih sesekali ditemukan warga.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan kini meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang diduga menyimpan sisa peninggalan perang.

Aparat meminta masyarakat segera melapor jika menemukan benda yang diduga bahan peledak dan tidak mencoba menyentuh atau memindahkannya.

Insiden di Biak Numfor menjadi pengingat bahwa sisa perang masa lalu masih menyimpan risiko serius bagi masyarakat.

Penanganan cepat, pengawasan berkelanjutan, dan kesadaran warga menjadi faktor penting untuk mencegah jatuhnya korban serupa di kemudian hari.

(R).

One thought on “Lima Warga Tewas dalam Ledakan Bom Peninggalan PD II”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *