Manasik Terintegrasi Bekali Jamaah Haji Pasuruan 2026

Pasuruan, Globalindomedia.com,- Manasik terintegrasi bekali jamaah haji Pasuruan 2026 melalui kegiatan massal di HM Roeslan Hall Purwosari, Rabu (11/2/2026).

Pemerintah daerah menghadirkan pembekalan ini untuk memastikan 1.613 calon haji memahami seluruh rangkaian ibadah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, membuka kegiatan secara resmi. Ia mengajak seluruh jamaah memanfaatkan manasik sebagai sarana memperdalam pemahaman teknis dan memperkuat kesiapan fisik.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Wisata Jawa Timur Minggu 15 Februari

Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi, menyampaikan bahwa total jamaah haji tahun ini mencapai 1.613 orang.

Rinciannya, 806 perempuan dan 807 laki-laki. Ia menegaskan semua jamaah wajib mengikuti manasik terintegrasi tingkat kabupaten ini.

Pembekalan Wajib dan Terstruktur

Ahmad Marzuqi menjelaskan, manasik terintegrasi menjadi pembekalan pertama sekaligus terakhir di tingkat kabupaten.

Setelah itu, jamaah mengikuti manasik lanjutan di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing kecamatan.

Panitia menjadwalkan manasik kecamatan sebanyak empat kali pertemuan. Jika jumlah jamaah kurang dari 45 orang, penyelenggara akan menggabungkannya dengan kecamatan lain agar proses pembinaan tetap efektif.

Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DUsoVBVEiwF/?igsh=MTY3MmZnZnllbnYxdQ==

Menurutnya, manasik bertujuan membentuk jamaah yang mandiri, tertib, dan patuh terhadap syariat. Ia menilai dinamika di lapangan sering menuntut adaptasi cepat, sehingga jamaah perlu memahami prosedur secara detail.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap pembekalan terstruktur ini meminimalkan kendala teknis selama pelaksanaan ibadah haji 2026.

Tekankan Kesehatan dan Pemahaman Teknis

Dalam arahannya, Shobih Asrori mengingatkan bahwa ibadah haji menuntut kesiapan fisik yang kuat. Ia menyebut sekitar 90 persen rangkaian haji merupakan aktivitas fisik.

Ia meminta jamaah rutin berolahraga, menjaga pola makan bergizi, serta mengonsumsi vitamin sesuai anjuran tenaga kesehatan. Ia juga mengingatkan jamaah agar mempersiapkan kondisi mental menghadapi perjalanan panjang.

Selain kesehatan, ia menekankan pentingnya memahami alur perjalanan sejak pra-embarkasi hingga berada di asrama transit dan pesawat.

Jamaah harus memeriksa dokumen secara teliti sebelum keberangkatan dan mematuhi aturan selama perjalanan udara.

“Kesiapan mental dan fisik sangat menentukan kelancaran ibadah. Pahami aturan dan jalani dengan disiplin,” ujarnya.

Kegiatan manasik terintegrasi ini memperlihatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji.

Dengan pembekalan menyeluruh, pemerintah daerah optimistis jamaah haji dari Kabupaten Pasuruan mampu menjalankan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai ketentuan.

Langkah ini tidak hanya berdampak pada kelancaran teknis, tetapi juga memperkuat citra pelayanan haji daerah.

Pembinaan yang sistematis diharapkan melahirkan jamaah yang siap secara spiritual, fisik, dan administratif saat menunaikan rukun Islam kelima pada musim haji 2026.

One thought on “Manasik Terintegrasi Bekali Jamaah Haji Pasuruan 2026”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *