Pasuruan, Globalindomedia.com,- Operasi Pekat Semeru, jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan berhasil menyita ratusan gram narkotika jenis sabu dari sejumlah pengungkapan kasus di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Penindakan ini menjadi bagian dari operasi kepolisian yang difokuskan untuk menekan penyakit masyarakat, termasuk peredaran narkoba.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti sabu dengan total berat mencapai ratusan gram. Rinciannya meliputi 114 gram, 10,9 gram, 76,45 gram, 53,96 gram, dan 15,876 gram.
Baca juga: Kecelakaan Maut Depan Polbangtan Tewaskan Pejalan Kaki
Polisi menduga seluruh barang bukti tersebut siap diedarkan oleh para pelaku di sejumlah titik rawan di Kabupaten Pasuruan.
Pengungkapan Kasus dan Penyidikan
Satresnarkoba Polres Pasuruan mengungkap kasus ini melalui serangkaian penyelidikan intensif selama Operasi Pekat Semeru 2026.
Petugas menindaklanjuti informasi dari masyarakat dan melakukan pemetaan wilayah yang diduga menjadi jalur peredaran narkotika.
Dalam proses penindakan, polisi menangkap beberapa tersangka di lokasi berbeda. Dari tangan para pelaku, aparat menemukan barang bukti sabu dengan jumlah yang bervariasi.
Temuan ini mengindikasikan adanya jaringan peredaran narkotika yang terstruktur.
Seluruh tersangka kini diamankan di Mapolres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penyidik terus mengembangkan kasus guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan pemasok utama.
Komitmen Pemberantasan Narkoba
Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Ia menyebut Operasi Pekat Semeru sebagai langkah konkret untuk menjaga keamanan dan melindungi masyarakat.
Menurutnya, narkoba masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Oleh karena itu, kepolisian akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap pelaku kejahatan narkotika.
“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (17/3/2026).
Peran Masyarakat dan Dampak Sosial
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam pemberantasan narkoba.
Warga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku.
Sinergi antara aparat kepolisian dan warga diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif di Kabupaten Pasuruan.
Pengungkapan kasus ini menegaskan bahwa peredaran narkoba masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.
Upaya tegas aparat, yang didukung partisipasi aktif masyarakat, diharapkan mampu menekan peredaran narkotika serta melindungi generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba.
F4ND1.

Start sharing, start earning—become our affiliate today!