Sidoarjo, GlobalIndomedia.com,-
Pemkab Sidoarjo perkuat komitmen terhadap gerakan koperasi dengan menghadiri dan mendukung pengukuhan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sidoarjo periode 2025–2030.
Pemerintah daerah menegaskan kesiapan bersinergi guna mendorong koperasi menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang adaptif dan berdaya saing.
Pengukuhan pengurus Dekopinda berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (3/3/2026). Sejumlah pejabat daerah, pengurus koperasi, serta perwakilan organisasi hadir dalam agenda tersebut.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Exit Tol Bawen menabrak sejumlah kendaraan
Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pembinaan koperasi di Sidoarjo.
Sinergi Pemerintah dan Gerakan Koperasi
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi program-program strategis Dekopinda.
Ia menilai koperasi memiliki peran penting dalam memperluas akses ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil.
Menurutnya, koperasi harus bergerak lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan anggota.
Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DVcYl2dk1EU/?igsh=MWZrOTcxYWVyaHh3bg==
Pemkab Sidoarjo, kata dia, siap memfasilitasi pelatihan, akses permodalan, hingga penguatan tata kelola agar koperasi semakin profesional. Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dikukuhkan untuk bekerja secara kolaboratif.
Sinergi antarpengurus dan koordinasi dengan dinas terkait dinilai menjadi kunci agar program kerja dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Penguatan Peran Strategis Dekopinda
Ketua Dekopinda Sidoarjo yang baru menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi sebagai wadah konsolidasi koperasi di tingkat daerah. Ia menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar koperasi tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di tengah dinamika ekonomi.
Dekopinda akan memprioritaskan penguatan fungsi advokasi, fasilitasi, dan edukasi. Ketiga fungsi tersebut dinilai penting untuk memastikan koperasi memahami regulasi, memiliki akses jaringan usaha, serta meningkatkan kapasitas manajerial pengurus.
Selain itu, Dekopinda berencana memperluas pendampingan bagi koperasi desa dan koperasi sektor produktif.
Langkah ini diambil untuk mendukung program pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang sedang digencarkan di Kabupaten Sidoarjo.
Tantangan dan Agenda Prioritas
Pengurus Dekopinda juga mengakui bahwa tantangan koperasi semakin kompleks.
Perubahan pola konsumsi, persaingan usaha, hingga transformasi digital menuntut koperasi melakukan penyesuaian. Karena itu, pengurus baru akan mendorong digitalisasi administrasi dan sistem keuangan koperasi.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan dukungan terhadap agenda transformasi tersebut.
Pendampingan teknis dan koordinasi lintas perangkat daerah akan diperkuat agar koperasi mampu mengadopsi teknologi secara bertahap. Selain digitalisasi, pengurus menargetkan peningkatan partisipasi anggota.
Koperasi dinilai hanya akan tumbuh jika anggota terlibat aktif dalam pengambilan keputusan dan pengawasan organisasi.
Dampak Sosial dan Harapan Ke Depan
Penguatan Dekopinda Sidoarjo periode 2025–2030 diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat luas.
Koperasi yang sehat dan akuntabel diyakini mampu menciptakan lapangan kerja serta memperkuat ekonomi lokal.
Pemerintah daerah menekankan bahwa komitmen ini bukan sekadar seremonial. Dukungan nyata akan diwujudkan melalui kebijakan dan program yang berpihak pada pengembangan koperasi.
Dengan kepengurusan baru dan sinergi yang terbangun, gerakan koperasi di Sidoarjo diharapkan memasuki fase pertumbuhan yang lebih solid.
“Koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang modern dan terpercaya,” ujar salah satu perwakilan pemerintah dalam acara tersebut.
Warsono.

One thought on “Pemkab Sidoarjo Perkuat Dukungan Pengurus Dekopinda”