Probolinggo, Globalindomedia.com,- Polisi bubarkan balap liar di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (11/4/2026) dini hari.
Tindakan tegas ini dilakukan setelah aparat menerima laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas berbahaya tersebut.
Petugas dari Polres Probolinggo langsung menyisir sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar.
Baca juga: Arema FC Bangkit dan Tundukkan Persita Tangerang Tipis
Saat tiba di lokasi, para pelaku berusaha melarikan diri. Namun, polisi berhasil bubarkan dan mengamankan puluhan kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Sebanyak 67 sepeda motor diamankan dalam operasi ini. Mayoritas kendaraan tidak dilengkapi surat-surat resmi dan telah dimodifikasi di luar standar keselamatan.
Polisi menilai kondisi tersebut sangat berisiko bagi pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Penindakan Tegas dan Pembinaan Remaja
Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi balap liar karena membahayakan keselamatan publik.
Ia menyebut kegiatan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam nyawa pengendara lainnya.
Selain menyita kendaraan, petugas juga melakukan pendataan terhadap para remaja yang terlibat. Polisi meminta mereka membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Simak juga: https://www.instagram.com/p/DW_Ps_bGjzJ/?img_index=1&igsh=MTNlbnJvMzhrODU5MA==
Langkah ini diambil sebagai bentuk pembinaan sekaligus pencegahan dini.
Polisi juga akan memanggil orang tua dari para pelaku.
Keterlibatan keluarga dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam mencegah keterlibatan dalam aktivitas ilegal di jalan raya.
Upaya Preventif dan Peran Masyarakat
Polres Probolinggo berkomitmen meningkatkan patroli rutin di wilayah rawan balap liar, termasuk di kawasan Dringu.
Langkah ini bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu, aparat mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan.
Sinergi antara warga dan kepolisian dianggap sebagai kunci utama dalam mencegah terulangnya kejadian serupa.
Dengan penindakan ini, polisi berharap situasi di Kecamatan Dringu kembali kondusif.
Upaya tegas yang diimbangi pembinaan diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
F4ND1.

https://shorturl.fm/dxFoP