Sidoarjo, Awosmedia.com,- Praktik prostitusi judi kembali menjadi sasaran operasi gabungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama aparat penegak hukum.
Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.A.P., memimpin inspeksi mendadak (sidak) di tiga lokasi berbeda pada Sabtu (11/7/2026) malam untuk menekan aktivitas penyakit masyarakat yang dinilai mengganggu ketertiban umum.
Operasi menyasar warung remang-remang di kawasan selatan Pabrik Gula Krembung, kawasan lokalisasi Krengseng di Kecamatan Krian, serta sejumlah tempat karaoke dan lokasi tongkrongan di Desa Lebo.
Baca juga: KPK Ungkap Dugaan Suap Dibalik Misteri Amplop Raja Juli
Penertiban dilakukan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo Yany Setyawan bersama personel Satpol PP, TNI, Polri, dan jajaran Forkopimka.

Tiga Lokasi Menjadi Fokus Penertiban
Sidak pertama dilakukan di Desa Mojoruntut, tepatnya di kawasan selatan Pabrik Gula Krembung. Petugas memeriksa sejumlah warung remang-remang yang diduga menjadi tempat transaksi prostitusi.
Namun, hasil pemeriksaan tidak menemukan aktivitas maupun barang bukti yang mengarah pada dugaan tersebut.
Tim kemudian bergerak menuju kawasan Krengseng, Kecamatan Krian. Di lokasi itu, petugas memeriksa sejumlah gubuk dan warung yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi.
Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DarkF5mT5Lm/?igsh=eTBnYTJmYnhpYXFn
Aparat juga menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas perjudian berupa sabung ayam dan permainan kartu cap jiki yang selama ini meresahkan warga sekitar.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat wanita penghibur untuk didata sesuai prosedur. Meski demikian, sebagian besar lokasi tampak kosong.
Aparat menduga informasi mengenai pelaksanaan sidak telah lebih dahulu bocor sehingga para pelaku meninggalkan lokasi sebelum tim gabungan tiba.
Instruksi Tegas Bongkar Bangunan Liar
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Mimik Idayana meminta seluruh proses penertiban tetap dilanjutkan.
Ia menginstruksikan agar bangunan liar yang berdiri di kawasan tersebut segera diproses sesuai ketentuan, mulai dari pemberian surat peringatan hingga pembongkaran apabila seluruh tahapan administrasi telah dipenuhi.
Menurutnya, kawasan yang telah ditertibkan harus segera dibersihkan agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat aktivitas yang melanggar ketertiban umum.
Mimik menegaskan pemerintah tidak boleh memberikan ruang bagi praktik penyakit masyarakat. Penertiban harus dilakukan secara konsisten sehingga aktivitas serupa tidak kembali muncul di lokasi yang sama.
Desa Lebo Jadi Sorotan Penataan Aset Desa
Usai melakukan sidak di Krengseng, rombongan melanjutkan pemeriksaan ke Desa Lebo. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah lapak karaoke dan tempat tongkrongan yang berdiri di atas tanah kas desa.
Selain itu, aparat juga menemukan berbagai jenis minuman keras di beberapa lapak serta mendapati sejumlah pengunjung yang tidak membawa kartu identitas.
Wakil Bupati meminta pemerintah desa segera melakukan pendataan dan penataan ulang terhadap seluruh lapak yang memanfaatkan tanah kas desa. Menurutnya, setiap pemanfaatan aset desa harus memiliki administrasi yang jelas, tertib, serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan desa.
Mimik juga mengakui adanya dugaan kebocoran informasi operasi di beberapa lokasi. Kondisi itu akan menjadi bahan evaluasi agar razia berikutnya dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang maksimal.
Ia menambahkan, kawasan yang selama ini identik dengan penyakit masyarakat perlu diubah menjadi ruang yang lebih bermanfaat, seperti ruang terbuka hijau atau taman, sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Menutup kegiatan tersebut, Mimik memastikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama aparat terkait akan terus menggelar razia secara berkelanjutan.
Langkah itu diharapkan mampu mempersempit ruang gerak praktik prostitusi, perjudian, dan peredaran minuman keras sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.
“Razia akan terus kami lakukan. Sikat habis! Sidoarjo harus bersih, nyaman, dan asri,” tegas Mimik.
Warsono.

One thought on “Praktik Prostitusi Judi dan Miras Jadi Sasaran Sidak Gabungan Sidoarjo”