Pasuruan, Globalindomedia.com,- Satgas TMMD mewujudkan sekolah layak di SMP Negeri 2 Gondangwetan melalui percepatan rehabilitasi atap dan perbaikan fasilitas pendukung di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/2/2026).
Program ini menjadi bagian dari pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan yang menyasar infrastruktur pendidikan desa.
Satgas memfokuskan pekerjaan pada penggantian rangka atap, pemasangan resplang plafon, pengecatan ulang ruang kelas, serta penataan lingkungan sekolah.
Baca juga: DAM Kedungpeluk Selesai, Bupati Minta Perbaikan
Komandan satgas menyatakan progres struktural atas hampir selesai dan tim segera memasuki tahap finishing agar siswa dapat kembali belajar tanpa gangguan kebocoran dan kerusakan bangunan lama.
Progres Pekerjaan dan Standar Keamanan
Personel TMMD bekerja sejak pagi di tengah cuaca mendung. Mereka mengangkat balok kayu, menyusun papan, dan memasang resplang dengan pengukuran presisi.
Tim teknis memastikan setiap sambungan terpasang kuat untuk meningkatkan daya tahan atap terhadap hujan dan angin.
Sertu Rangga, anggota satgas di lapangan, menegaskan tim mengutamakan keselamatan kerja dan kualitas hasil. “Kami ingin memastikan bangunan ini aman dan nyaman. Anak-anak harus belajar tanpa khawatir saat hujan turun,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa satgas mengikuti standar teknis konstruksi agar hasil rehabilitasi bertahan lama.
Pihak sekolah berkoordinasi aktif dengan satgas untuk menyesuaikan jadwal pekerjaan dengan kebutuhan akademik.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa beberapa ruang sempat dialihkan untuk menjaga kelangsungan kegiatan belajar mengajar.
Kolaborasi TNI, Sekolah, dan Warga
Satgas melibatkan guru dan warga desa dalam kegiatan nonteknis seperti pembersihan area dan pengangkutan material ringan.
Kolaborasi ini mempercepat pekerjaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di lingkungan sekolah.
Program TMMD Ke-127 menempatkan rehabilitasi sekolah sebagai sasaran fisik prioritas karena kondisi atap sebelumnya dinilai tidak layak.
Kodim 0819/Pasuruan menilai peningkatan fasilitas pendidikan berdampak langsung pada kualitas layanan publik desa.
Warga Desa Wonosari juga menjaga keamanan lokasi proyek dan membantu penataan lingkungan. Kehadiran mereka menciptakan suasana kerja yang tertib dan kondusif selama proses renovasi berlangsung.
Dampak Sosial bagi Pendidikan Desa
Rehabilitasi ini diproyeksikan meningkatkan kenyamanan belajar ratusan siswa.
Lingkungan yang aman dan sejuk diyakini mendukung konsentrasi serta prestasi akademik.
Pemerintah desa berharap pembenahan fasilitas sekolah dapat memacu partisipasi orang tua dalam mendukung pendidikan anak.
Sertu Rangga menegaskan bahwa setiap bagian bangunan yang terpasang merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda. “Kami membangun ruang belajar yang lebih baik agar mereka bisa mengejar cita-cita dengan tenang,” katanya.
Dengan progres yang mendekati tahap akhir, atap baru SMPN 2 Gondangwetan segera berdiri kokoh.
Rehabilitasi ini menunjukkan bahwa sinergi TNI, sekolah, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan pendidikan desa, sekaligus memperkuat fondasi sosial yang berkelanjutan.
F4ND1.

One thought on “Satgas TMMD Wujudkan Sekolah Layak Gondangwetan”