Reshuffle Kedelapan, Prabowo Lantik Sembilan Pejabat di Istana

Jakarta, Globalindomedia.com,– Reshuffle kedelapan di Kabinet Merah Putih berlangsung Kamis (15/10/2026), ketika Presiden Prabowo Subianto melantik sembilan pejabat negara di Istana Kepresidenan, Jakarta. Prabowo menggelar pelantikan ini dua pekan setelah reshuffle ketujuh pada 1 Oktober 2026.

Para pejabat mengucap sumpah jabatan di hadapan Presiden. Pengangkatan mereka tertuang dalam tiga keputusan presiden (Keppres) yang ditetapkan di Jakarta pada 14 Oktober 2026.

Maruli dan Tandyo Bertukar Posisi

Prabowo memindahkan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dari kursi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ke jabatan Wakil Panglima TNI. Maruli juga merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Maruli sebagai KSAD. Pergantian kedua jenderal itu tertuang dalam Keppres Nomor 105 dan 106 TNI Tahun 2026.

Dua Wamenhan Baru dan Kepala BNPB

Prabowo menambah dua wakil menteri di Kementerian Pertahanan. Marsekal TNI Yusuf Jauhari mengurus logistik, industri pertahanan, dan teknologi. Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon menangani strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan.

Prabowo juga menunjuk Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Usai pelantikan, Kristomei menyatakan akan memprioritaskan penanganan bencana yang sedang berlangsung. Ia menegaskan empat prinsip kerja: kolaborasi, responsif, integratif, dan sinkronisasi.

Sektor Sipil dan Badan Gambut

Di sektor sipil, Prabowo melantik Dr. Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian. Alim sebelumnya menjabat Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB). Prabowo juga mengangkat M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Prabowo menunjuk Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN). Mayjen TNI Sriyanto mendampinginya sebagai wakil kepala.

Delapan Kali Reshuffle dalam Dua Tahun

Pemerintahan Prabowo kini sudah delapan kali merombak jajaran pejabatnya. Reshuffle ketujuh pada 1 Oktober 2026 mengganti sejumlah menteri koordinator, wakil menteri, dan Kepala Staf Kepresidenan. Pelantikan kali ini lebih terbatas dan banyak menyentuh pos di lingkungan TNI serta kementerian.

Pelantikan hari ini mencakup sektor pertahanan, pertanian, keimigrasian, kebencanaan, hingga pengelolaan lingkungan.

Publik kini menunggu para pejabat baru menerjemahkan penataan itu menjadi kinerja nyata. Ujian pertama datang dari BNPB, yang harus langsung menangani bencana yang sedang berlangsung.

Warsono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *