Pasuruan, Globalindomedia.com,- Liga Sepak Bola Pelajar Pasuruan kembali menegaskan fungsinya sebagai ajang pembinaan atlet muda setelah kompetisi Piala Bupati Antar Pelajar SMP sederajat se-Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 resmi berakhir.
Tim pelajar Kecamatan Gempol keluar sebagai juara setelah menundukkan Kecamatan Pandaan melalui adu penalti pada partai final yang berlangsung di Lapangan Plumbon, Pandaan, Kamis (25/6/2026).
Penutupan kompetisi dihadiri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo beserta jajaran pemerintah daerah, pelatih, guru olahraga, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rusdi menegaskan bahwa kompetisi antarpelajar harus menjadi bagian dari pembinaan sepak bola usia dini yang berkelanjutan untuk mencetak pemain lokal berkualitas.
Baca juga: Dispendikbud Sidoarjo Tegaskan Pelaksanaan SPMB 2026 Secara Transparan
Sebelum pertandingan final berlangsung, panitia menggelar laga ekshibisi antara guru olahraga SMP melawan tim pelatih berlisensi D.
Pertandingan tersebut menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus memperlihatkan semangat kolaborasi dalam membangun ekosistem olahraga di Kabupaten Pasuruan.
Gempol Pastikan Gelar Juara
Partai final berlangsung ketat sejak menit pertama. Tim pelajar Kecamatan Gempol berhasil membuka keunggulan lebih dahulu melalui serangan yang efektif.
Namun, tim Kecamatan Pandaan mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit-menit akhir babak kedua sehingga pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Pada babak penentuan, para pemain Gempol tampil lebih tenang dan sukses memanfaatkan peluang. Mereka akhirnya menang dengan skor 3-1 dalam adu penalti sekaligus memastikan diri sebagai juara Liga Sepak Bola Pelajar Piala Bupati Pasuruan Tahun 2026.
Simak juga: https://www.instagram.com/reel/DaANg4SRBxg/?igsh=dzltdnhqY25xNGcy
Keberhasilan tersebut menjadi hasil dari kerja sama tim dan pembinaan yang dilakukan di tingkat kecamatan.
Sementara itu, tim Pandaan tetap mendapat apresiasi karena mampu tampil konsisten hingga mencapai babak final.
Pembinaan Berjenjang Jadi Prioritas
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengucapkan selamat kepada tim Gempol atas prestasi yang diraih. Ia juga memberikan motivasi kepada tim Pandaan agar terus mengembangkan kemampuan dan tidak berhenti berlatih.
“Selamat kepada tim pelajar Gempol yang menjadi juara. Untuk Pandaan jangan berkecil hati, tetap menjadi juara karena sudah mengalahkan banyak tim lainnya,” ujar Rusdi.
Menurutnya, penyelenggaraan Liga Sepak Bola Pelajar perlu dipertahankan sebagai agenda tahunan.
Bahkan, ia berharap hadiah pada kompetisi mendatang dapat ditingkatkan agar semakin memotivasi para pelajar untuk berprestasi di bidang olahraga. Rusdi menilai kompetisi tersebut memiliki peran penting sebagai wadah kaderisasi pemain muda.
Melalui pertandingan yang berlangsung secara rutin, pemerintah daerah dapat memantau perkembangan atlet sekaligus menemukan bibit-bibit potensial untuk memperkuat klub-klub sepak bola Kabupaten Pasuruan pada masa mendatang.
Bangun Fondasi Sepak Bola Daerah
Rusdi menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak cukup hanya melalui latihan, tetapi juga membutuhkan kompetisi yang berjenjang dan berkesinambungan.
Menurutnya, semakin banyak kesempatan bertanding, semakin besar pula peluang lahirnya pemain berkualitas dari daerah.
“Kita bangun fondasi sepak bola Kabupaten Pasuruan yang berjenjang, menjadi tim elit dan disegani dengan pemain-pemain asli daerah,” tegasnya.
Melalui kompetisi yang rutin dan berjenjang, Kabupaten Pasuruan diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pesepak bola lokal yang siap bersaing di level regional hingga nasional sekaligus memperkuat identitas sepak bola daerah pada masa depan.
Wrs.

One thought on “Liga Sepak Bola Pelajar Pasuruan Perkuat Pembinaan Atlet Muda Daerah”