Sidoarjo, Globalindomedia.com,- Normalisasi Sungai Porong Kanal terus dipercepat oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo guna mengatasi sedimentasi dan memperlancar aliran air untuk kebutuhan irigasi pertanian.
Hingga saat ini, pengerjaan telah mencapai wilayah Kecamatan Krembung dengan progres sekitar 7 kilometer dari total panjang sungai 31 kilometer.
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, meninjau langsung kegiatan tersebut di Pintu Air Krembung, Rabu (8/4).
Wabup memastikan alat berat terus bekerja mengeruk endapan lumpur dan membersihkan sampah yang menghambat aliran sungai.
Baca juga: Sidoarjo Optimalkan Transaksi Digital melalui Inovasi QRIS Tap
Ia menyampaikan bahwa normalisasi akan dilanjutkan hingga wilayah Kecamatan Prambon. “Di sini sudah selesai, tapi masih ada sedikit sampah yang harus dibersihkan,” ujarnya saat sidak.

Fokus Irigasi Tiga Kecamatan
Pemkab Sidoarjo menempatkan normalisasi Sungai Porong Kanal sebagai prioritas karena perannya yang vital bagi pertanian.
Aliran air sungai tersebut menjadi sumber utama irigasi bagi tiga kecamatan, yaitu Krembung, Porong, dan Jabon.
Mimik menegaskan bahwa kelancaran aliran air sangat menentukan keberhasilan sektor pertanian di wilayah tersebut. “Tiga kecamatan sangat membutuhkan aliran air sungai ini,” katanya.
Namun, dalam peninjauan itu, ia menemukan kerusakan pada pintu air Krembung. Dua dari empat ulir pengatur pintu air dilaporkan hilang sejak sekitar empat tahun lalu. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pengaturan debit air.
Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, yang memiliki kewenangan atas pintu air tersebut sebagai bagian dari jaringan irigasi Delta Brantas.
Target Selesai dan Skema Pengerjaan
Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Prayit, menjelaskan bahwa pengerjaan normalisasi dilakukan dari hilir menuju hulu.
Saat ini, tim telah menyelesaikan pengerjaan dari wilayah Porong hingga Krembung sepanjang 7 kilometer.
Ia menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai dalam waktu satu bulan. “Mulai kemarin kita mengerjakan dari Kedungsolo Porong sampai hari ini di Krembung,” jelasnya.
Dinas PU juga merencanakan pengerjaan tambahan sepanjang 9 kilometer melalui skema swakelola oleh Satgas Air.
Selain itu, proyek normalisasi sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Porong hingga Jabon akan melibatkan pihak swasta dan masih dalam proses lelang.
Dampak Langsung bagi Pertanian
Normalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan distribusi air hingga ke wilayah hilir, khususnya di Kecamatan Jabon yang selama ini sering mengalami kekurangan air saat musim kemarau.
Perbaikan aliran sungai akan berdampak langsung pada sekitar 1,5 hektare lahan persawahan. Selama ini, aliran air kerap tidak mencapai area tersebut akibat sedimentasi yang tinggi.
Upaya percepatan normalisasi Sungai Porong Kanal menunjukkan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Perbaikan infrastruktur sungai dan pintu air menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian serta mengurangi risiko krisis air di masa mendatang.
Warsono.

One thought on “Normalisasi Sungai Porong Kanal Dipercepat Pemkab Sidoarjo”